Friday, August 15, 2014

Pelacur tua di lorong sepi

Pelacur tua di lorong sepi
Dibangku usang langganan dinanti
Bukannya mewah sekadar dicari
Meski tidurnya tak berulit mimpi

Pelacur tua memendam rasa
Sekian lama menjadi hamba
Entah kenapa alasannya mengapa
Hingga berakhir dilorong durja

Pelacur tua jiwanya resah
Sekian lama diamuk gelisah
Sedar dan insaf tak kunjung jengah
Masih berniaga bermodal maruah

Pelacur tua membilang hari
Sampaikan bila nasibnya begini
Sampaikan bila kan menjadi abdi
Pada kesempitan dan nafsu diri

Pelacur tua masih di situ
Entah bila kan masih menunggu
Mungkin di suatu masa kan jemu
Atau mungkin keinsafan bertamu

Pelacur tua itu terus di situ
Membilang kerikil menanti waktu…..

Kediaman Rasmi Batu Buruk, 14 Ogos 2014

No comments:

Post a Comment