Thursday, June 12, 2014

Penyair tua di pinggir kali

Seorang penyair tua di pinggir kali
Sering hadir mencari ketenangan diri
Mencari patah-patah kata untuk dijadikan puisi
Kisah lama atau cerita yang pernah muncul di mimpi

Baru sekejap penyair tua itu berada di situ
Tapi seakan terlalu pantas beredarnya waktu
Seringkali penyair tua itu bangkit dan berlalu
Tanpa mendapat kata-kata serta bait-bait yang perlu

Namun keyakinan penyair tua tak pernah goyah
Tetap mencari ilham walaupun ketikanya payah
Kerna tiada siapa menyangka, ianya tidaklah mudah
Untuk menyusun kata dan ritma-ritma yang perlu digubah

Saban hari saban waktu penyair tua tak pernah bosan
Kekeringan ilham dan hilang kata tak pernah dijadikan alasan
Untuk dia terus berpuisi , kerna ada yang perlu dijelaskan
Ada yang perlu ditegur, ada yang perlu diberi peringatan

Penyair tua terus mencari kata membentuk syair
Mencari kaedah-keadah kerna ada yang perlu disindir
Kerna ada yang ditegur kata, insafnya tak kunjung hadir
Tapi kalau disinis, darah kesedaran akan terus mengalir

Sampai bila penyair tua sendiri pun tak pasti
Kerna penyakit lalai masih tersimpan dalam banyak hati
Perlu ditegur bukan pada khalayak, malah diri sendiri
Menjadi panduan semasa hidup bawa bekal hingga mati

Penyair tua takkan pernah jemu
Kerna dia menghargai apa jua yang ditemu…………

Chendering, 13 Jun 2014

No comments:

Post a Comment